IndonesianForecast, JAKARTA — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat upayanya dalam memperluas akses informasi program perumahan bersubsidi.
Deputi Komisioner BP Tapera Sid Herdi Kusuma menegaskan penyediaan rumah layak dan terjangkau merupakan bagian dari mandat negara yang saat ini dijalankan BP Tapera melalui pengelolaan pembiayaan perumahan bersubsidi yang dananya bersumber dari APBN.
Program ini dirancang untuk seluruh lapisan masyarakat, baik yang berpenghasilan tetap maupun tidak tetap, namun diperuntukkan hanya bagi mereka yang belum pernah memiliki rumah.
Dia berharap para anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang belum memiliki hunian dapat memanfaatkan fasilitas ini sehingga sekaligus berkontribusi pada pencapaian program 3 juta rumah yang menjadi salah satu program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
Plt Direktur Pemanfaatan Pembiayaan dan Layanan Digital BP Tapera Alfian Arif menambahkan pentingnya peran media dalam kesuksesan program perumahan rakyat. Menurutnya, keberhasilan program subsidi perumahan sangat bergantung pada penyebaran informasi yang dilakukan media secara luas dan akurat.
Dia memaparkan fitur produk KPR Sejahtera FLPP yang saat ini menjadi skema utama pembiayaan rumah subsidi, di antaranya uang muka hanya satu persen, bunga tetap 5% hingga lunas, angsuran sekitar satu jutaan rupiah, tenor hingga dua puluh tahun, serta perlindungan asuransi jiwa bagi debitur.
Skema penyaluran dilakukan melalui mekanisme executing sehingga pengajuan rumah subsidi harus diajukan langsung melalui bank penyalur seperti BTN.
Untuk menjaga ketepatan sasaran, kualitas hunian, dan transparansi pengembang, BP Tapera bersama pemerintah menciptakan sejumlah sistem informasi dan aplikasi digital, seperti SIRENG untuk registrasi pengembang, SIKASEP untuk pengajuan KPR subsidi, dan SIKUMBANG untuk pemetaan data hunian dan pengembang.
“Seluruh sistem ini disiapkan untuk memastikan layanan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (9/12/2025).
BP Tapera bersama PWI dan Bank BTN bersepakat untuk menyiapkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) guna mempermudah anggota PWI dalam mengakses pembiayaan rumah subsidi.
Melalui kemitraan ini, seluruh pihak berharap dapat mengoptimalkan serapan kuota rumah subsidi, mempermudah proses appraisal dan kemudahan uang muka, serta memastikan tata kelola yang aman tanpa menimbulkan potensi beban maupun celah hukum bagi BP Tapera, PWI, maupun Bank BTN.
BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus memperluas sosialisasi dan meningkatkan kualitas layanan agar semakin banyak masyarakat, termasuk para wartawan, dapat mewujudkan kepemilikan rumah pertama yang layak dan terjangkau.






