Home / Markets / Masif Taking Profit, IHSG Ditutup Melemah

Masif Taking Profit, IHSG Ditutup Melemah

IndonesianForecast, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (12/1/2026) ditutup melemah seiring aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar di tengah minimnya katalis baru.

IHSG ditutup melemah 52,03 atau 0,58% ke posisi 8.884,71. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,43 poin atau 0,17% ke posisi 866,55.

Pengamat Pasar Modal Indonesia Reydi Octa mengatakan pelemahan IHSG di akhir sesi lebih dipengaruhi oleh aksi profit taking yang agresif setelah indeks menyentuh area psikologis penting di level 9.000.

Di tengah minimnya katalis baru, Reydi mengatakan pelaku pasar cenderung mengambil sikap defensif terutama menjelang ketidakpastian arah pasar global dan kehati-hatian terhadap pergerakan lanjutan suku bunga global.

Dari sisi sektoral, tekanan terbesar datang dari saham-saham berisiko tinggi dan bersifat spekulatif khususnya di sektor energi dan pertambangan yang terkoreksi cukup dalam.

“Koreksi pada saham-saham ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pelemahan IHSG secara keseluruhan,” ujarnya dilansir Antara.

Usai dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,81%, diikuti oleh sektor industri dan sektor transportasi dan logistik yang naik masing-masing sebesar 2,54% dan 2,26%.

Kemudian, lima sektor melemah yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam sebesar 0,94%, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor keuangan yang turun masing-masing sebesar 0,81% dan 0,64%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MSKY, DKHH, KPIG, APLN dan SOCI, sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HILL, NRCA, IRSX, DOOH dan PBSA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 5.072.603 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 74,40 miliar lembar saham senilai Rp40,10 triliun. Lalu lebanyak 279 saham naik, 435 saham menurun, dan 97 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Hang Seng menguat 376,69 poin atau 1,44% ke 26.608,48, indeks Shanghai menguat 44,85 poin atau 1,09% ke 4.165,29, dan indeks Strait Times menguat 22,11 poin atau 0,47% ke 4.766,77. Sementara itu, indeks Nikkei (Jepang) libur memperingati hari libur nasional negara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *