Indonesianforecast, JAKARTA — PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) optimistis sektor properti terus bergeliat positif di tahun 2026.
Keyakinan itu berasal dari kesuksesan penjualan properti sepanjang tahun 2025 di tengah kondisi tekanan daya Beli. Emiten berkode SMRA ini berhasil meraup pra penjualan atau marketing sales mencapai Rp5,52 triliun atau naik 27% dari target Rp5 triliun.
Adapun pada gelaran Summarecon Expo 2025, perusahaan berhasil meraup penjualan 485 unit senilai Rp1,8 triliun yang menyumbang pencapaian marketing sales keseluruhan di tahun 2025.
President Director PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi mengatakan pencapaian penjualan di tahun 2025 menjadi sebuah validasi fokus perusahaan terhadap aspek fundamental pengembangan kualitas di 9 kawasan township yakni Kelapa Gading, Serpong, Tangerang, Bekasi, Bogor, Karawang, Bandung, dan Makassar.
“Properti tahun 2026 bagus karena indikatornya pencapaian penjualan properti tahun 2025 yang sukses. Kami tetap fokus pada pengembangan properti 9 kawasan. Kami akan tetap fokus pada hal yang fundamental secara bisnis sesuai keahlian kami dan menjaga komunikasi dengan investor dan seluruh mitra kerja,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Adapun Summarecon Agung menggelar Summarecon Awards 2026 pada Jumat (13/2/2026) untuk memberikan apresiasi kepada para mitra kontraktor, mitra perbankan, sales marketing in-house, dan agen properti terbaik yang berkontribusi aktif terhadap pembangunan serta penjualan produk-produk Summarecon di 9 township.
Menurut Adrianto, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan seluruh mitra yang telah tumbuh bersama Summarecon. Melalui ajang Summarecon Awards 2026, pengembang ingin membangun kedekatan yang lebih kuat dengan seluruh pelaku dan pendukung yang telah berkontribusi terhadap pembangunan serta penjualan produk-produk properti di seluruh area pengembangan Summarecon.
“Ajang ini merupakan bentuk apresiasi dan motivasi bagi seluruh mitra yang telah menjadi bagian dari pertumbuhan bisnis sekaligus kesempatan untuk menyampaikan berbagai program unggulan Summarecon kedepan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda apresiasi tahunan, tetapi juga dapat menumbuhkan semangat bagi seluruh pelaku industri properti untuk terus berkarya, berprestasi dan berkembang bersama Summarecon,” katanya.
Pengembang juga memberikan penghargaan mitra kontraktor ini berlangsung setiap 2 tahun sekali untuk memberikan apresiasi kepada para kontraktor dan supplier yang berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur maupun produk properti di seluruh area township Summarecon.
“Penghargaan ini berawal dari komitmen Summarecon untuk membangun produk properti dimulai dari pemakaian material yang berkualitas. Dari situlah lahir program 2025 yang berfokus pada program standar operasional prosedur (SOP) tahapan pekerjaan, program seleksi keahlian pekerja (tukang), program keselamatan dan kesehatan kerja,” ucap Adrianto.
Director Summarecon Sharif Benyamin menambahkan Summarecon diibaratkan sebagai lokomotif. Ketika lokomotif bergerak semakin kencang, maka seluruh gerbong di belakangnya, yaitu karyawan, agen properti, hingga bank KPR yang akan ikut bergerak dan merasakan dampaknya.
Dia menilai kinerja positif perusahaan di tengah perlambatan pasar properti nasional dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan sepanjang 2025 bahkan meningkat hingga 27% ini tidak lepas dari nama besar Summarecon sebagai developer.
“Kami sangat bersyukur atas keberhasilan ini dan ke depannya mengajak seluruh pihak dan mitra untuk berkolaborasi lebih baik di tahun ini,” ucapnya
Melalui Summarecon Awards 2026, Summarecon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh mitra, sekaligus mendorong pertumbuhan industri properti nasional yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat kolaborasi yang telah terbangun selama 5 dekade.

Adapun penghargaan Best of The Best Infrastructure Contractor diraih PT Tagamon Artha Selaras. Kemudian Best of The Best Housing Contractor diberikan kepada PT Utama Tiga Diharja, selain penghargaan untuk kategori Top Housing Contractor and Supplier.
Selanjutnya, penghargaan diberikan kepada mitra yang berkontribusi dalam penjualan dan pembiayaan khususnya perbankan. Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas sinergi antara sektor properti dan institusi keuangan dalam menyediakan solusi kepemilikan hunian.
Dari 17 bank rekanan yang masuk nominasi, kategori Best Mortgage Business Growth diraih PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atas pertumbuhan pembiayaan KPR terbaik dalam 3 tahun terakhir, sedangkan kategori Best Mortgage Bank diberikan kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai bank dengan kontribusi pembiayaan KPR terbesar.
Summarecon juga memberikan apresiasi tahunan kepada tenaga penjualan in-house dan agen properti dengan kinerja terbaik. Penghargaan Best of The Best Top Sales In-house diraih Ivonnie Pauline dari Summarecon Serpong, sementara Best of The Best Top Property Agent diberikan kepada Linktown.
Dalam kesempatan yang sama, Senior Vice President Consumer Credit BCA Melani Megawati menuturkan pengembang Summarecon masuk dalam tiga besar yang menyumbang 30% portofolio KPR primary BCA. Di tahun ini, BCA menargetkan penyaluran KPR outstanding bertumbuh 6% hingga 7% yang mencapai total Rp152 triliun.
“Kami terus memberikan kemudahan kepada nasabah dalam pengajuan KPR baik melalui aplikasi Rumahsaya maupun datang ke kantor cabang,” ujarnya.
Kepala Cabang Bank BRI Gading Serpong Iqbal Amand menuturkan pertumbuhan pembiayaan KPR BRI di produk properti Summarecon mengalami lonjakan signifikan dimana dari Rp31 miliar di tahun 2024 menjadi Rp253 miliar di tahun 2025.
“Summarecon masuk dalam top 5 besar penyaluran KPR kami. Tahun ini target outstanding KPR secara keseluruhan bisa tumbuh 28%,” tuturnya.






