Home / Property / Modernland (MDLN) Balikkan Rugi Jadi Untung Kuartal III/2025

Modernland (MDLN) Balikkan Rugi Jadi Untung Kuartal III/2025

IndonesianForecast, JAKARTA — Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mencetak pendapatan sebesar Rp703,43 miliar mengalami penurunan 1,24% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal III tahun 2025.

Direktur Utama Modernland Realty William Honoris mengatakan perusahaan berhasil membalikkan kerugian sebesar Rp165,98 miliar pada periode yang sama tahun lalu menjadi laba bersih Rp444,60 miliar. 

Perusahaan membukukan marketing sales atau prapenjualan sepanjang sembilan bulan pertama 2025 mencapai Rp1,32 triliun. Adapun segmen residensial dan komersial menyumbang Rp610 miliar, turun 6% secara tahunan. 

Namun, secara kuartalan kinerja marketing sales menunjukkan akselerasi kuat. Pada kuartal III tahun 2025, marketing sales tercatat Rp264 miliar, melonjak 93% dibanding kuartal sebelumnya. Kontribusi terbesar berasal dari Jakarta Garden City, disusul Kota Modern dan Modernland Cilejit. 

Segmen hospitality berkontribusi Rp131 miliar tumbuh 3% secara tahunan. Perseroan juga meningkatkan pengalaman pelanggan melalui pengembangan fasilitas night golf di Modern Golf and Country Club. 

Perusahaan tetap melakukan ekspansi peluncuran produk-produk baru tahun ini meski tantangan ekonomi cukup besar di tengah ketidakpastian global. Tahun ini MDLN meluncurkan dua produk yakni tipe Alder di Waterfront Residence Kota Modern dan klaster Florence Village di Jakarta Garden City. Keduanya diproyeksikan memperkuat portofolio produk perseroan pada segmen hunian menengah premium.  

MDLN meresmikan pembangunan klaster Florence Village di Jakarta Garden City dengan penjualan tahap awal lebih dari 120 unit. Perseroan juga meluncurkan tipe Alder di Waterfront Residence, Kota Modern dengan konsep modern tropis dan kualitas konstruksi premium. Ke depan, MDLN akan terus menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan pasar serta menerapkan prinsip keberlanjutan dalam setiap pengembangan. 

“Modernland juga terus meningkatkan efisiensi operasional dan mempertahankan fokus pada segmen pasar strategis, sehingga tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan bisnis,” ujarnya dalam keterangan dikutip Senin (15/12/2025).

Menurutnya, di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia masih bisa terjaga sehingga ikut menopang sektor properti. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional triwulan III 2025 tercatat sebesar 5,04% (yoy), ditopang oleh permintaan domestik, kenaikan investasi, dan konsumsi masyarakat yang stabil. 

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong sektor properti melalui berbagai kebijakan termasuk perpanjangan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk rumah hingga Rp5 miliar dan pembentukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi katalis positif bagi industri properti nasional. 

Sementara itu, Direktur MDLN Pascall Wilson menuturkan hingga kuartal III-2025, kawasan industri Modern Cikande membukukan net sales Rp575 miliar melonjak 629% secara tahunan. Pertumbuhan didorong permintaan dari sektor machinery dan equipment 38%, textile dan garment 21%, dan pharmaceutical 17% dengan mayoritas tenant berasal dari China.

Saat ini, ModernCikande memiliki lebih dari 300 tenant aktif. Penggunaan lahan didominasi sektor food processing sebesar 35% atau lebih dari 300 hektare, diikuti sektor chemical sebesar 13% dan steel processing 10%.

Perseroan tengah mengembangkan fase 7 seluas 840 hektare dengan konsep smart-eco industrial park dan menyiapkan fase 8 seluas 1.000 hektare yang berfokus pada industri berteknologi tinggi, industri halal, dan pusat logistik regional. Selain itu, perseroan menjajaki kerja sama dengan calon investor untuk pengembangan lahan logistik di wilayah timur Jakarta yang berpotensi tumbuh signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *