IndonesianForecast, JAKARTA — One Global Capital akan membangun proyek skala kota senilai 1,6 miliar dolar Australia atau setara Rp19 triliun di kawasan Five Dock Sydney.
Pendiri One Global Capital Iwan Sunito mengatakan pihaknya telah mengakusisi 100% lahan seluas 1,4 hektare dengan nilai tahan Rp1,5 triliun yang akan dibangun residensial, shopping centre, dan hotel.
“Lahan premium ini menawarkan pemandangan luas ke arah Kings Bay, lapangan golf, dan kawasan pusat bisnis (CBD) Sydney ini akan dikembangkan dengan konsep city within a city yang dirancang untuk menetapkan standar baru bagi hunian perkotaan terpadu di Australia,” ujarnya dalam keterangan Senin (2/3/2025).
Menurutnya, dengan kepemilikan dan kendali penuh yang kini telah tercapai, Five Dock menjadi aset utama dalam strategi pengembangan mixed use project. Rampungnya akuisisi Five Dock merupakan momen krusial bagi One Global Capital.
Five Dock merupakan salah satu kawasan paling prestisius di Inner West Sydney, dengan nilai rumah rata-rata berkisar antara Rp45 miliar – Rp60 miliar, sementara properti di tepi pantai dapat mencapai harga hingga Rp120 miliar.
Daya tarik kawasan ini semakin menguat seiring dengan tren kenaikan rata-rata harga hunian di wilayah pemerintah daerah Canada Bay dan Leichhardt, yang didorong oleh masifnya pembangunan infrastruktur.
Keunggulan Five Dock juga ditopang oleh jaringan transportasi strategis, di antaranya keberadaan Five Dock Metro Station sekitar 1,1 kilometer dari lokasi lahan dan Burwood Metro Station, 800 meter dari lokasi yang memberi akses cepat menuju Sydney CBD untuk memperluas konektivitas ke pusat bisnis, pendidikan, dan gaya hidup.
“Jadi para penghuni di sini dapat menikmati fasilitas bus stop at the door stop,” kata Iwan.
Sejalan dengan itu, pasar residensial di Five Dock menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan, didukung oleh penerapan prinsip transit oriented development (TOD) dan tingginya permintaan dari kalangan investor. Minat tersebut tidak hanya datang dari investor lokal tetapi juga investorhigh net worth asal Indonesia yang membidik properti premium di pasar yang stabil, transparan, dan menawarkan pertumbuhan modal jangka panjang.
Menurut Iwan, proyek ini akan tiga kali lebih besar dibanding Infinity di Green Square dan menjadi pengembangan terbesar yang pernah dilakukan dalam 25 tahun kariernya.
“Kami tidak sekadar membangun gedung, kami sedang menciptakan sebuah kota di dalam kota,” ucapnya.
Adapun pengembangan tersebut dengan menggandeng arsitek ternama dunia Koichi Takada dan merangkul PTI Architect Indonesia bersama Buchan Australia dalam menggarap konsep master plan. Sebelumnya, Koichi Takada telah menggarap desain ikon hunian di Sydney seperti Infinity, Arc, dan Skye North Sydney.
Arsitek Koichi Takada menuturkan konsep pengembangan proyek ini dilakukan dengan pendekatan desain yang menaturalisasi arsitektur menghadirkan bangunan yang menyatu dengan alam, bukan terpisah darinya.
“Ruang publik dirancang dengan prinsip biophilic, memadukan lanskap yang luas dan terkurasi dengan baik. Setiap elemen dioptimalkan untuk memaksimalkan cahaya alami, sirkulasi udara, serta orientasi ke arah pemandangan air, guna menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan, keberlanjutan, dan interaksi sosial yang bermakna,” tuturnya.
Sementara itu, Managing Director PTI Architect Doddy Tjahjadi menilai proyek Ini memiliki visi menghadirkan shopping centre, perpustakaan publik dan ruang belajar kolaboratif dalam sebuah pengembangan mixed-use residential yang menyatu dengan lanskap hijau.
“Bagi kami, ini merupakan tonggak strategis bagi arsitek dan konsultan Indonesia. Partisipasi firma arsitektur nasional dalam proyek berskala besar di negara maju seperti Australia menegaskan kapabilitas, kredibilitas, serta daya saing firma lokal di kancah internasional,” terangnya.
Kawasan terpadu ini akan menghadirkan 750 apartemen premium yang tersebar di lima menara, hotel berkapasitas 250 kamar dengan conference centre seluas 3.000 meter persegi, serta pusat ritel dan gaya hidup seluas 10.000 meter persegi. Pengembangan ini juga dilengkapi fasilitas kesehatan dan kebugaran, ruang terbuka hijau yang luas, berbagai fasilitas komunitas, dan ekosistem build-to-rent yang terintegrasi.
Sementara itu, pengajuan persetujuan perencanaan akan dilakukan pada Juni 2026, diikuti dengan keterlibatan investor melalui Expressions of Interest (EOI) pada kuartal II tahun 2026. Peluncuran pemasaran Apartemen dijadwalkan pada kuartal III tahun 2027, sedangkan proses konstruksi diperkirakan dimulai pada kuartal II tahun 2028.
MINAT INVESTASI
Di sisi lain, Direktur Capital One Global Capital Samuel Sunito mengklaim telah menerima banyak minat dari investor global yang mencari peluang co-investment dengan One Global Capital dan dalam mega proyek ini.
“Saat ini kami sedang menjajaki peluang kerja sama dengan investor dari Indonesia, Amerika Serikat, China, Singapura, Vietnam, dan Dubai untuk memastikan keselarasan visi serta penciptaan nilai jangka panjang. Yang menarik nya adalah beberapa investor yang dari middle east datang melalui chanel network kami di Indonesia,” ujarnya.
Adapun real estat Australia terus menarik minat investor Indonesia beraset tinggi yang mencari stabilitas pasar, regulasi yang transparan, dan imbal hasil berkelanjutan. Dengan proyeksi pertumbuhan pasar properti Indonesia sekitar 5,5% per tahun hingga 2029, real estat Australia terus menarik minat investor high net worth dari Indonesia yang mencari stabilitas pasar, regulasi yang transparan, serta imbal hasil berkelanjutan.
Investor Indonesia secara konsisten menempati peringkat 10 besar pembeli asing properti residensial di Australia, dengan nilai transaksi melampaui 100 juta dolar Australia per kuartal sepanjang 2023. Sementara, kawasan Inner West Sydney diperkirakan mencapai pertumbuhan nilai hingga 12% pada 2026, potensi penciptaan kekayaan lintas negara menjadi semakin menarik.
Terpisah, Director Commercial Services Savills Indonesia Fitri Hilman berpendapat proyek Five Dock mencerminkan semakin kuatnya hubungan investasi antara Indonesia dan Australia. Dia menilai Australia tetap menjadi destinasi pilihan bagi investor Indonesia didukung oleh fundamental pasar yang tangguh, transparansi regulasi, dan prospek pertumbuhan jangka panjang.
Investasi infrastruktur besar termasuk Five Dock dan Burwood Metro akan terus menjadi katalis pertumbuhan nilai properti Inner West menempatkan Five Dock sebagai kawasan investasi yang sedang berkembang dengan potensi apresiasi modal yang kuat serta imbal hasil sewa yang stabil.
“Konektivitas yang unggul, intensitas pengembangan yang optimal, dan pertumbuhan kawasan yang berkelanjutan akan mendorong penciptaan nilai jangka panjang bagi investor maupun pengguna akhir,” kata Fitri.





