Beranda / Finance / SMI Dorong Pembangunan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Ekonomi RI

SMI Dorong Pembangunan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Ekonomi RI

IndonesianForecast, JAKARTA — Di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan pembangunan dan kebutuhan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) menegaskan perannya sebagai katalis pembangunan berkelanjutan.

Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan tantangan pembangunan ke depan menuntut pergeseran paradigma dari sekadar pembiayaan menuju penciptaan dampak yang terukur.

“Ke depan, tantangan pembangunan infrastruktur tidak hanya tentang skala pembiayaan, tetapi bagaimana pembiayaan yang diberikan mampu menciptakan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang nyata. SMI berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai Development Finance Institution (DFI) yaitu menjadi enabler terciptanya ekosistem pembangunan yang kolaboratif dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).

Selama 17 tahun berdiri, SMI telah memberikan komitmen pembiayaan sebesar Rp275 triliun dengan akumulasi nilai proyek senilai Rp1.183 triliun. Dukungan tersebut memberikan dampak terhadap penyerapan 10,9 juta tenaga kerja dan berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar 0,5%. Dengan sebaran pembiayaan di seluruh wilayah Indonesia, SMI mempercayai bahwa investasi pada infrastruktur yang berkualitas memiliki peran krusial dalam mengurangi ketimpangan wilayah dan meningkatkan efisiensi ekonomi. Hal ini diperkuat melalui pembiayaan berbasis riset yang dihasilkan oleh SMI Institute.

Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan pentingnya penguatan pembiayaan
pembangunan serta kolaborasi multipihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

“Di tengah ketidakpastian global, kita perlu memastikan sektor riil tetap tumbuh dan likuiditas sistem keuangan tetap terjaga. Pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan berkualitas dengan tetap menjaga disiplin fiskal,” katanya.

Pemerintah juga tidak dapat membiayai seluruh kebutuhan pembangunan, sehingga APBN harus berperan sebagai katalis terutama pada proyek-proyek yang memiliki multiplier effect tinggi. Dalam konteks ini, kolaborasi dengan institusi seperti PT SMI menjadi sangat penting dalam memperkuat pembiayaan pembangunan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *