Beranda / Property / Vila Bergaya Maroko Hadir di Bali, Black Sands Oasis Tawarkan Hak Sewa 55 Tahun

Vila Bergaya Maroko Hadir di Bali, Black Sands Oasis Tawarkan Hak Sewa 55 Tahun

IndonesianForecast, JAKARTA — Pasar properti Bali kembali menghadirkan pilihan hunian dengan konsep arsitektur yang berbeda. Nuanu Real Estate bersama UNIT. meluncurkan Black Sands Oasis, proyek hunian yang menggabungkan arsitektur terinspirasi Maroko, material alami, dan konsep Desert Modernism di kawasan Nuanu Creative City, Bali.

Berada sekitar 700 meter dari pantai, proyek ini mencakup 111 unit hunian dengan harga mulai Rp 2,07 miliar. Black Sands Oasis ditawarkan melalui skema hak sewa selama 35 tahun dengan opsi perpanjangan selama 20 tahun.

Pengembangan ini terdiri atas 20 unit studio, delapan penthouse, dan 83 vila dengan satu hingga empat kamar tidur. Setiap vila dilengkapi taman pribadi, kolam renang pribadi, serta atap setinggi enam meter yang dirancang untuk memberikan ruang dan privasi bagi penghuni.

Konsep Desert Modernism menjadi salah satu pembeda proyek ini di tengah beragam pilihan properti di Bali. Arsitekturnya memadukan palet warna bernuansa pasir, tekstur khas, dan material alami yang terinspirasi dari bangunan Maroko.

Penggunaan elemen penyaring cahaya berbahan terakota, sistem ventilasi, peneduh, serta bukaan yang ditempatkan secara cermat dirancang untuk mendukung kenyamanan di iklim tropis. Pendekatan desain tersebut juga bertujuan memaksimalkan cahaya alami dan menjaga keterhubungan antara ruang dalam dan lanskap di sekitarnya.

Di dalam kompleks, pengembang menyediakan jalur pejalan kaki, kolam renang bersama, halaman komunal, dan lapangan pétanque sebagai ruang rekreasi serta interaksi sehari-hari bagi penghuni.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll mengatakan Black Sands Oasis merupakan bagian dari upaya Nuanu menghadirkan pilihan hunian dengan karakter dan identitas yang beragam. Proyek ini menggabungkan pendekatan arsitektur Desert Modernism dari UNIT. dengan Stella Solaris, instalasi seni yang memperkuat hubungan antara seni dan ruang tinggal.

“Black Sands Oasis hadirkan gagasan tersebut dalam bentuk nyata. UNIT. memperkenalkan karakter arsitektur yang khas melalui Desert Modernism, sementara Stella Solaris memperkuat hubungan antara seni dan hunian: sebuah tempat tinggal di dalam karya seni,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, proyek tersebut menunjukkan bagaimana pendekatan arsitektur dan seni dapat memberikan identitas tersendiri bagi lingkungan hunian. Nuanu ingin menghadirkan beragam ekspresi yang dapat ditemukan pengunjung ketika menjelajahi kawasan tersebut.

Lev juga menilai Black Sands Oasis menjadi bagian berarti dalam masterplan Nuanu, terutama karena perhatian yang diberikan terhadap pengalaman menginap yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim.

“Saya sangat terkesan dengan besarnya perhatian yang diberikan proyek ini dalam merancang pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim sebuah elemen baru yang semakin memperkaya keberagaman Nuanu,” katanya.

Direktur Nuanu Real Estate Anastasia Sinberg menuturkan pengembangan berbagai pilihan hunian menjadi bagian dari visi Nuanu untuk memberikan pengalaman tinggal dan menginap yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengunjung.

Menurut Anastasia, setiap orang memiliki gambaran berbeda mengenai gaya hidup ideal. Karena itu, Nuanu berupaya menghadirkan beragam proyek hunian agar pengunjung dapat menemukan pilihan yang sesuai untuk menetap, menginap, dan menikmati Bali. Dia menyebut Black Sands Oasis sebagai salah satu langkah penting dalam mewujudkan visi tersebut.

Selain desain arsitektur, UNIT. menawarkan garansi struktur bangunan selama 25 tahun. Perusahaan tersebut menyatakan menangani konstruksi, produksi, hingga pengelolaan properti secara mandiri untuk menjaga kualitas bangunan dan operasional setelah serah terima.

Pendiri sekaligus CEO UNIT Steven Fedos mengatakan keterlibatan perusahaan dalam berbagai tahap pengembangan memungkinkan pengawasan kualitas dilakukan sejak proses desain hingga pengelolaan properti.

“Dengan menangani konstruksi, produksi, hingga pengelolaan sendiri, kami memiliki kendali lebih besar atas kualitas proyek sekaligus tanggung jawab atas hasilnya. Sejak tahap desain, kami sudah mempertimbangkan bagaimana hunian akan dibangun, digunakan, dan dirawat dalam jangka panjang,” ucapnya.

Black Sands Oasis menyatukan berbagai keahlian UNIT. dalam satu proyek. Menurutnya, predikat proyek unggulan tidak hanya berkaitan dengan desain, tetapi juga tanggung jawab terhadap kualitas struktur bangunan dan pengelolaan properti setelah serah terima.

Dari sisi operasional, pengelolaan akomodasi Black Sands Oasis direncanakan dengan perhatian khusus terhadap kebutuhan wisatawan Muslim. Layanan yang disiapkan akan diselaraskan dengan prinsip-prinsip Islam dan diintegrasikan ke dalam pengalaman menginap untuk menjawab permintaan pasar domestik maupun internasional.

Salah satu elemen yang membedakan Black Sands Oasis adalah Observatory Suite, hunian seluas 66,24 meter persegi yang berada di dalam Stella Solaris, instalasi seni setinggi 15 meter yang menjadi landmark pengembangan tersebut.

Suite ini menempati empat lantai dan mencakup galeri, ruang keluarga, serta kamar tidur. Desainnya dilengkapi elemen jam matahari dan jendela yang menghadap ke selatan.

Sebagai bagian dari peluncuran Black Sands Oasis, UNIT. membuka lelang properti tertutup untuk Observatory Suite pada 15 Oktober 2026. Peserta lelang juga dapat memilih satu unit hunian standar yang tersedia sebagai opsi cadangan.

Peserta yang tidak berhasil memperoleh Observatory Suite akan menerima desain eksklusif untuk unit cadangan yang telah mereka pilih. Hasil lelang dijadwalkan diumumkan pada 15 November 2026.

Melalui Black Sands Oasis, Nuanu Real Estate dan UNIT. memperluas pilihan hunian di Bali dengan menggabungkan arsitektur khas, fasilitas privat, seni, dan pengalaman menginap yang menyasar kebutuhan pasar yang beragam.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *