IndonesianForecast, JAKARTA — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyediakan fasilitas pembiayaan maksimal US$38,79 juta untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pongbembe di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Pembiayaan tersebut diberikan kepada PT Nosu Hydro, anak perusahaan PT Arkora Hydro Tbk, dalam bentuk Kredit Investasi dengan Interest During Construction (IDC). Proyek PLTA Pongbembe memiliki kapasitas 3×6,66 megawatt (MW) atau total 19,98 MW.
Perjanjian Fasilitas Pembiayaan ditandatangani pada 25 September 2026 di Kantor PT SMI, Jakarta. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI Sylvi J. Gani dan Komisaris PT Nosu Hydro selaku pemegang kuasa direksi, Aldo Henry Artoko.
Sylvi mengatakan pembiayaan tersebut merupakan bagian dari dukungan PT SMI terhadap pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan dan energi terbarukan di Indonesia.
“Melalui pembiayaan ini, PT SMI mendukung pembangunan PLTA Pongbembe sebagai salah satu infrastruktur energi terbarukan yang dapat memperkuat penyediaan listrik di Sulawesi Selatan,” ujar Sylvi.
PLTA Pongbembe akan memanfaatkan potensi Sungai Nosu di Kecamatan Simbuang, Kabupaten Tana Toraja. Proyek tersebut telah memiliki Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN untuk jangka waktu 30 tahun sejak Commercial Operation Date (COD).
Proyek ini menggunakan skema Build, Own, Operate, Transfer (BOOT) dan ditargetkan mencapai COD pada September 2030.
Dengan kapasitas hampir 20 MW, PLTA Pongbembe diharapkan dapat memberikan tambahan pasokan listrik bagi Sulawesi Selatan. Kehadiran pembangkit ini juga diharapkan mendukung kebutuhan energi masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar proyek.
Selain menambah kapasitas pembangkitan, pembangunan PLTA Pongbembe menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur energi yang memanfaatkan sumber daya air sebagai energi terbarukan.
Komisaris PT Nosu Hydro sekaligus pemilik PT Arkora Hydro Tbk, Aldo Henry Artoko, mengatakan dukungan pembiayaan PT SMI menjadi bagian penting dalam pembangunan proyek hingga mencapai tahap operasi komersial.
“Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan PT SMI terhadap pembangunan PLTA Pongbembe. Fasilitas pembiayaan ini akan mendukung kebutuhan investasi proyek sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan pada akhirnya memberikan tambahan pasokan energi listrik bagi Sulawesi Selatan,” kata Aldo.
Pembangunan proyek tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ketersediaan listrik, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan aktivitas ekonomi di daerah seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi.
Bagi PT SMI, pembiayaan PLTA Pongbembe menjadi bagian dari perannya dalam menyediakan pembiayaan bagi pembangunan infrastruktur, termasuk sektor ketenagalistrikan dan energi terbarukan. Proyek ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan infrastruktur energi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.






