Beranda / Property / Indonesia Diproyeksikan Pimpin Pertumbuhan Orang Superkaya di Asia-Pasifik, Pasar Properti Premium Tetap Prospektif

Indonesia Diproyeksikan Pimpin Pertumbuhan Orang Superkaya di Asia-Pasifik, Pasar Properti Premium Tetap Prospektif

IndonesianForecast, JAKARTA — Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan pertumbuhan populasi individu super kaya atau ultra-high-net-worth individuals (UHNWI) tercepat di kawasan Asia-Pasifik dalam lima tahun mendatang.

Di saat yang sama, pasar properti premium nasional dinilai masih memiliki prospek positif, didukung oleh fundamental ekonomi yang kuat dan meningkatnya minat investor terhadap aset berkualitas.

Dalam laporan Knight Frank Wealth Outlook 2026 dan Jakarta Property Highlights semester 1 tahun 2026, jumlah UHNWI di Indonesia, yakni individu dengan kekayaan bersih minimal US$30 juta akan meningkat 81,7% hingga 2031. Jumlahnya diproyeksikan bertambah dari 3.833 orang pada 2026 menjadi 6.966 orang pada 2031, tertinggi di antara negara-negara Asia-Pasifik.

Secara global, populasi UHNWI diperkirakan tumbuh 32,9% dalam periode yang sama, seiring berlanjutnya penciptaan kekayaan meski dunia masih menghadapi tantangan berupa ketidakpastian geopolitik, perubahan kebijakan perdagangan, dan volatilitas ekonomi.

Head of Research Asia Pacific Knight Frank Christine Li mengatakan penciptaan kekayaan global tetap berlangsung dengan laju yang kuat meskipun lanskap geopolitik semakin terfragmentasi.

Menurutnya, investor kini semakin mengutamakan fleksibilitas dalam mengelola portofolio, mencari peluang investasi yang mampu memberikan nilai tambah, serta berfokus pada aset-aset berkualitas yang memiliki prospek jangka panjang.

“Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, investor semakin selektif dalam memilih lokasi investasi yang memiliki fundamental kuat dan mampu memberikan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).

Di kawasan Asia-Pasifik sendiri, Indonesia mencatat proyeksi pertumbuhan UHNWI tertinggi, diikuti Vietnam sebesar 59%, Australia 58,5%, Filipina 48,9%, dan Singapura 46,4%.

Selain meningkatnya jumlah individu superkaya, Asia-Pasifik juga diperkirakan tetap menjadi kawasan dengan konsentrasi miliarder terbesar di dunia hingga lima tahun ke depan.

Properti Premium Tetap Menarik

Sementara itu, Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Saukat menuturkan pasar properti Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah berbagai tantangan global.

Menurutnya, segmen properti premium masih didukung oleh permintaan dari pembeli domestik, terbatasnya pasokan di sejumlah lokasi strategis, serta meningkatnya minat terhadap aset yang mampu menjaga nilai investasi dalam jangka panjang.

“Pasar properti premium Indonesia tetap memiliki prospek yang baik seiring meningkatnya aktivitas investasi dan kebutuhan terhadap aset berkualitas,” katanya.

Knight Frank mencatat harga properti residensial premium dunia naik 3,2% sepanjang 2025, sedikit lebih rendah dibandingkan kenaikan 3,6% pada tahun sebelumnya. Di kawasan Asia-Pasifik, rerata harga properti premium meningkat 3,7% menunjukkan kawasan ini masih menjadi salah satu tujuan investasi utama.

Tokyo menjadi pasar dengan kenaikan harga properti premium tertinggi sebesar 58,5%, disusul Dubai, Manila, Seoul, dan Riyadh.

Selain sektor residensial, aktivitas investasi properti komersial Asia-Pasifik juga mulai pulih. Total investasi pada 2025 mencapai US$199,1 miliar, meningkat sekitar 13% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan investor institusi menjadi kontributor terbesar.

Knight Frank menilai sejumlah tren akan membentuk pasar properti global ke depan, antara lain meningkatnya mobilitas pemilik kekayaan lintas negara, kebutuhan terhadap aset yang langka, pertumbuhan branded residences, serta meningkatnya investasi pada sektor-sektor alternatif seperti pusat data dan infrastruktur.

Dengan proyeksi pertumbuhan jumlah individu superkaya yang tertinggi di Asia-Pasifik, Indonesia dinilai memiliki peluang semakin besar untuk menarik investasi pada segmen properti premium maupun aset bernilai tinggi dalam beberapa tahun mendatang.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *