Beranda / Property / PT SMI Gelontorkan Rp1,16 Triliun untuk Tekan Kerugian Banjir Surabaya hingga Rp471 Miliar per Tahun

PT SMI Gelontorkan Rp1,16 Triliun untuk Tekan Kerugian Banjir Surabaya hingga Rp471 Miliar per Tahun

IndonesianForecast, JAKARTA — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan daerah senilai Rp1,16 triliun kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk membiayai proyek pengendalian banjir, penanganan drainase, dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Investasi tersebut diproyeksikan mampu mencegah potensi kerugian akibat banjir hingga Rp471 miliar per tahun dan memberikan efek berganda sebesar 2,52 kali terhadap perekonomian Kota Surabaya.

Pembiayaan tersebut akan digunakan untuk pembangunan saluran air Gunungsari, penanganan saluran drainase, serta pemasangan PJU di sejumlah wilayah di Surabaya.

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengatakan pembangunan infrastruktur perkotaan harus diukur berdasarkan dampaknya terhadap perekonomian daerah, bukan sekadar penyediaan fasilitas fisik.

“Bagi PT SMI, pembiayaan infrastruktur perkotaan seperti ini dinilai dari seberapa besar pengaruhnya terhadap roda ekonomi daerah dalam jangka panjang, bukan sekadar penyediaan fasilitas fisik,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, pengendalian genangan dan peningkatan kualitas penerangan jalan merupakan investasi yang dapat menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan ketahanan kota terhadap perubahan iklim.

“Penerangan jalan dan pengendalian genangan di Surabaya kami lihat sebagai investasi yang mendukung kelancaran mobilitas ekonomi, menekan potensi kerugian akibat gangguan aktivitas warga dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat daya tahan kota menghadapi perubahan iklim,” katanya.

PT SMI memperkirakan pembangunan saluran air Gunungsari dan penanganan drainase dapat mencegah kerugian akibat banjir hingga Rp471 miliar setiap tahun. Selain itu, pemasangan PJU diproyeksikan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak penerangan jalan, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pembiayaan tersebut akan mempercepat penyelesaian persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, terutama genangan air saat musim hujan dan minimnya penerangan di sejumlah kawasan.

“Selama ini genangan di sejumlah titik kerap menghambat warga saat beraktivitas, terutama di jam-jam sibuk dan musim hujan. Dengan pembiayaan ini, kami bisa mempercepat penanganan di titik-titik tersebut sekaligus memperbaiki penerangan jalan yang selama ini dikeluhkan warga,” ucapnya.

Secara keseluruhan, proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan efek berganda sebesar 2,52 kali terhadap perekonomian Kota Surabaya. Program tersebut juga mendukung Prioritas Nasional 2 dalam RPJMN 2025—2029 melalui penguatan kemandirian energi serta target Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan ketahanan terhadap banjir di wilayah Metropolitan Surabaya.

Pembiayaan senilai Rp1,16 triliun tersebut merupakan kelanjutan kerja sama PT SMI dan Pemerintah Kota Surabaya. Sebelumnya, kedua pihak menandatangani perjanjian pembiayaan senilai Rp885,85 miliar pada April 2026 untuk pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat serta pengadaan lahan dan konstruksi Jalan Wiyung—Menganti.

Hingga Juni 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp37,41 triliun dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp13,67 triliun. Melalui skema tersebut, PT SMI terus memperluas akses pembiayaan bagi pemerintah daerah untuk mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *